Monday, 11 April 2016
Guru Honorer Ini Menikah Hanya Dengan Mahar Segelas Air Putih
Sebuah pernikahan sederhana berlangsung pada tanggal 24 Maret lalu.
Sepintas, pernikahan tersebut tampak biasa saja. Sepasang pengantin duduk di sebuah masjid, dengan mempelai wanita tengah meminum segelas air.
Ternyata, air minum itu bukan air minum biasa. Segelas air minum itu merupakan mahar yang diberikan oleh mempelai pria kepada mempelai wanita.
Momen ini diabadikan oleh pengguna Facebook Purwanto. Dia mengabadikan momen itu dalam sebuah foto yang diunggah di akun miliknya.
"Prnikhan hari & rohani dngn mahar segelas air minum. Langsung dminum mharnya... Semoga mnjdi kluarga yg bhgia," tulis Purwanto.
Dalam kolom komentar, Purwanto menyebut pengantin pria merupakan penyuluh agama honorer di Kantor Urusan Agama (KUA) Singkohol.
"Ia. Yg nikah mrupkn pnyuluh agama honorer. Prnikhan dilaksanakn dimasjid alfalah kmpung pea jambu hari kamis tnggal 24 maret 2016," tulis Purwanto.
Banyak pengguna Facebook yang kaget dengan unggahan tersebut. Mereka seperti tidak percaya pernikahan bisa terjadi hanya dengan mahar segelas air putih.
"betul itu pak? Mharnya..," tulis pemilik akun Rodli El Jundy. (dream.co.id)
Saturday, 9 April 2016
Seharusnya Netizen Lebih Bijak Tanggapi Kasus Sonya Depari
Bukan hanya melawan polwan, gadis belasan tahun ini mengaku sebagai anak jenderal dan terekam dalam sebuah video sehingga ia mendapat jutaan reaksi pedas dari para netizen.
Dari kacamata psikolog Efnie Indrianie, perilaku Sonya Depari memang arogan jadi pantas saja ia mendapatkan tanggapan negatif. Namun terkadang komentar yang diberikan masyarakat pun dapat meresahkan karena terlalu berlebihan.
"Ciri khas masyarakat kita itu memang reaktif, ditambah kurangnya budaya baca yang baik," ungkapnya dikutip dari wawancara Health-Liputan6.com, Jumat (8/4/2016).
Menurut Efnie, masyarakat di Indonesia masih kurang bisa menempatkan diri untuk menanggapi sesuatu hal. Sebagian besar individu tidak mengetahui persis seperti apa duduk perkaranya namun hanya asal memberikan komentar.
"Ini sudah menjadi salah satu budaya. Mereka cuma main berkomentar dengan gaya menasehati, tapi mereka pun belum tentu juga bisa menangani," jelas psikolog Efinie.
Efnie pun mengungkapkan kasus ini pun terjadi akibat pola pikir masyarakat di Indonesia yang masih salah kaprah terhadap definisi remaja sebenarnya.
"Di budaya kita ini umumnya menganggap remaja itu sudah besar sudah dewasa, padahal secara psikologis belum," ujarnya.
Sumber
Bagaimana Hukum Puasa Hari Tertentu di Bulan Rajab?
Hadits Tentang Puasa Rajab
Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Hadits yang menunjukkan keutamaan puasa Rajab secara khusus tidaklah shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.” (Latho’if Al Ma’arif, hal. 213). Ibnu Rajab menjelaskan pula, “Sebagian salaf berpuasa pada bulan haram seluruhnya (bukan hanya pada bulan Rajab saja, pen). Sebagaimana hal ini dilakukan oleh Ibnu ‘Umar, Al Hasan Al Bashri, dan Abu Ishaq As Sabi’iy. Ats Tsauri berkata, “Bulan haram sangat kusuka berpuasa di dalamnya.” (Latho’if Al Ma’arif, hal. 214).
Ibnu Rajab kembali berkata, “Tidak dimakruhkan jika seseorang berpuasa Rajab namun disertai dengan puasa sunnah pada bulan lainnya. Demikian pendapat sebagian ulama Hambali. Seperti misalnya ia berpuasa Rajab disertai pula dengan puasa pada bulan haram lainnya. Atau bisa pula dia berpuasa Rajab disertai dengan puasa pada bulan Sya’ban.
Sebagaimana telah disebutkan bahwa Ibnu ‘Umar dan ulama lainnya berpuasa pada bulan haram (bukan hanya bulan Rajab saja). Ditegaskan pula oleh Imam Ahmad bahwa siapa yang berpuasa penuh pada bulan Rajab, maka saja ia telah melakukan puasa dahr yang terlarang (yaitu berpuasa setahun penuh).” (Latho’if Al Ma’arif, hal. 215).
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Setiap hadits yang membicarakan puasa Rajab dan shalat pada sebagian malam (seperti shalat setelah Maghrib pada malam-malam pertama bulan Rajab, pen), itu berdasarkan hadits dusta.” (Al Manar Al Munif, hal. 49).
Penulis Fiqh Sunnah, Syaikh Sayyid Sabiq rahimahullah berkata, “Adapun puasa Rajab, maka ia tidak memiliki keutamaan dari bulan haram yang lain. Tidak ada hadits shahih yang menyebutkan keutamaan puasa Rajab secara khusus. Jika pun ada, maka hadits tersebut tidak bisa dijadikan dalil pendukung.” (Fiqh Sunnah, 1: 401).
Sebagaimana dinukil oleh Sayyid Sabiq dalam Fiqh Sunnah (1: 401), Ibnu Hajar Al Asqolani berkata, “Tidak ada dalil yang menunjukkan keutamaan puasa di bulan Rajab atau menjelaskan puasa tertentu di bulan tersebut. Begitu pula tidak ada dalil yang menganjurkan shalat malam secara khusus pada bulan Rajab. Artinya, tidak ada dalil shahih yang bisa jadi pendukung.”
Syaikh Sholih Al Munajjid hafizhohullah berkata, “Adapun mengkhususkan puasa pada bulan Rajab, maka tidak ada hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya atau menunjukkan anjuran puasa saat bulan Rajab. Yang dikerjakan oleh sebagian orang dengan mengkhususkan sebagian hari di bulan Rajab untuk puasa dengan keyakinan bahwa puasa saat itu memiliki keutamaan dari yang lainnya, maka tidak ada dalil yang mendukung hal tersebut.” (Fatwa Al Islam Sual wal Jawab no. 75394)
Puasa Hari Tertentu dari Bulan Rajab
Komisi Fatwa Kerajaan Saudi Arabia pernah ditanya, “Diketahui bahwa di bulan Rajab dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah. Apakah puasa tersebut dilakukan di awal, di tengah ataukah di akhir.”
Jawaban dari para ulama yang duduk di komisi tersebut, “Yang tepat, tidaklah ada hadits yang membicarakan puasa khusus di bulan Rajab selain hadits yang dikeluarkan oleh An Nasa-i dan Abu Daud, hadits ini dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dari hadits Usamah, ia berkata, “Wahai Rasulullah, aku tidaklah pernah melihatmu berpuasa yang lebih bersemangat dari bulan Sya’ban.” Beliau bersabda, “Bulan Sya’ban adalah waktu saat manusia itu lalai, bulan tersebut terletak antara Rajab dan Ramadhan.
Bulan Sya’ban adalah saat amalan diangkat pada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karenanya, aku suka amalanku diangkat sedangkan aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. Ahmad 5: 201, An Nasai dalam Al Mujtaba 4: 201, Ibnu Abi Syaibah (3: 103), Abu Ya’la, Ibnu Zanjawaih, Ibnu Abi ‘Ashim, Al Barudi, Sa’id bin Manshur sebagaimana disebutkan dalam Kanzul ‘Amal 8: 655).
Yang ada hanyalah hadits yang sifatnya umum yang memotivasi untuk melakukan puasa tiga setiap bulannya dan juga dorongan untuk melakukan puasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14, 15 dari bulan hijriyah. Juga dalil yang ada sifatnya umum yang berisi motivasi untuk melakukan puasa pada bulan haram (Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab).
Begitu pula ada anjuran puasa pada hari Senin dan Kamis. Puasa Rajab masuk dalam keumuman anjuran puasa tadi. Jika engkau ingin melakukan puasa di bulan Rajab, maka pilihlah hari-hari yang ada dari bulan tersebut. Engkau bisa memilih puasa pada ayyamul bidh atau puasa Senin-Kamis.
Jika tidak, maka waktu puasa pun bebas tergantung pilihan. Adapun pengkhususan bulan Rajab dengan puasa pada hari tertentu, kami tidak mengetahui adanya dalil yang mensyari’atkan amalan tersebut.
Hanya Allah yang memberi taufik. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
السؤال : هناك أيام تصام تطوعا في شهر رجب ، فهل تكون في أوله أو وسطه أو آخره؟
جـ:
لم تثبت أحاديث خاصة بفضيلة الصوم في شهر رجب سوى ما أخرجه النسائي وأبو داود وصححه ابن خزيمة من حديث أسامة قال: (( قلت: يا رسول الله، لم أرك تصوم من شهر من الشهور ما تصوم من شعبان، قال: ذلك شهر يغفل عنه الناس بين رجب ورمضان، وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين فأحب أن يرفع عملي وأنا صائم )) [ أحمد (5 / 201)، والنسائي في [المجتبى] (4 / 201)، وابن أبي شيبة (3 / 103)، وأبو يعلى، وابن زنجويه، وابن أبي عاصم، والبارودي، وسعيد بن منصور كما في [كنز العمال] (8 / 655) ]
وإنما وردت أحاديث عامة في الحث على صيام ثلاثة أيام من كل شهر والحث على صوم أيام البيض
من كل شهر وهو الثالث عشر والرابع عشر والخامس عشر والحث على صوم الأشهر الحرم، وصوم يوم الإثنين والخميس، ويدخل رجب في عموم ذلك، فإن كنت حريصا على اختيار أيام من الشهر فاختر أيام البيض الثلاث أو يوم الإثنين والخميس وإلا فالأمر واسع، أما تخصيص أيام من رجب بالصوم فلا نعلم له أصلا في الشرع.
وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم.
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
الرئيس
عبدالعزيز بن عبدالله بن باز
نائب الرئيس
عبد الرزاق عفيفي
عضو
عبد الله بن عبد الرحمن بن غديان
عضو
عبد الله بن قعود
(( المصدر )) : فتاوى اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء – (ج2/ص50
Yang menandatangani fatwa ini: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz selaku ketua, Syaikh ‘Abdurrozaq ‘Afifi selaku wakil ketua, Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman Ghudayan dan Syaikh ‘Abdullah bin Qu’ud selaku anggota. (Sumber Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’, 2: 50).
Hanya Allah yang memberi taufik.
—
@ Pesantren Darush Sholihin, Panggang-Gunungkidul, diselesaikan 29 Jumadal Akhiroh 1434 H
www.rumaysho.com
Friday, 8 April 2016
7 Panglima Muslim Terhebat dalam Sejarah Islam
Mungkin hal tersebut terjadi, karena sejak kecil kita selalu dijejali dengan cerita cerita sejarah yang kebanyakan berasal dari daratan eropa, dan cerita cerita tersebut dikemas dengan sangat menarik, bahkan dijadikan film film yang lebih dramatis.
Kali ini kepoisme telah merangkum 7 Panglima muslim yang berpengaruh terhadap peradaban Dunia, yang sangat jarang diceritakan oleh guru guru disekolah, dan cerita ini sangat layak untuk kita ceritakan kembali kepada saudara atu anak anak kita, karena panglima - panglima ini memiliki semangat juang yang tinggi dan sangatlah menginspirasi.
Panglima atau dalam istilah lain adalah raja perang yang memiliki hak kontrol atau berkuasa terhadap daerah beserta beberapa pasukan militer yang setia kepadanya. Tak hanya lihai dalam bertarung, akan tetapi mereka juga dihiasi dengan akhlak mulia dan unggul dalam pemikiran merancang strategi.
1 Salahuddin Al-Ayyubi
Pemilik nama lain Saladin atau Salah ad-Din ini merupakan seorang jendral pejuang muslim Kurdi yang berasal dari Tikrit, Irak. Ia membangun sebuah Dinasti Ayyubiyah di berbagai negara Afrika dan Asia seperti Suriah, Mesir, Irak, Mekkah Hejaz, Yaman dan Deyak Bakr.
Dalam dunia Muslim bahkan Kristen, Salahuddin memang dikenal karena kepemimpinan, kekuatan militer serta sifatnya yang mudah memaafkan saat bertempur melawan para tentara nasrani pada saat perang salib.
Selain jago dalam hal kepemimpinan, Salahuddin juga merupakan seorang ulama terkemuka. Ia mewasiatkan catatan kaki dan beragam jenis penjelasan pada kitab hadits Abu Dawud.
2. Abdullah bin Aamir

Menjabat sebagai Gurbernur Busrha pada tahun 647 – 656M, Abdullah bin Aamir adalah seorang jenderal militer yang sukses di masa kejayaan pemerintah Khalifah Utsman bin Affan. Beliau memiliki kemampuan dalam mengola administrasi negara beserta kekuatan militernya.
3. Amr bin Ash
Sebelum masuk agama Islam, Amr bin Ash pernah mengambil bagian dalam pertempuran melawan Nabi Muhammad SAW beserta kamu muslimin. Singkat cerita, beliau mendapatkan hidayah dari Allah SWT. lalu bersyadat bersama dengan Khalid bin Walid.
Selang 6 bulan kemudian, Amr bin Ash mendampingi Rasulullah SAW untuk menaklukan kota Mekkah dalam peristiwa Fathul Mekkah. Ia dikenal sebagai panglima perang berwatak bijak dan cermat dalam mengatur strategi.
Lain dari pada itu, Amr bin Ash juga sempat menjadi panglima perang dalam misi penaklukan Baitul Maqdis dan Mesir agar terlepas dari cengkraman jajahan Romawi.
Di masa pemerintahan Umar bin Khattab, beliau ditunjuk sebagai gubernut Mesir. Hingga akhirnya masa jabatan tersebut berakhir ketika pemerintahan Utsman bin Affan telah mengambil alih.
4. Tariq bin Ziyad
Dalam sejarah Spanyol, Tariq bin Ziyad terkenal sebagai salah satu legenda berjuluk Taric el Tuerto (Taric bermata satu). Beliau menjabat sebagai jendral pada masa pemerintahan dinasti Umayyah.
Dinasti tersebut juga sempat menaklukan di sekitar wilayah Al-Andalalus yakni Portugal, Andorra, Gibraltar, Spanyol di tahun 711 M.
5. Syurahbil bin Hasanah

Beliau adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW. Syurahbil bin Hasanah pernah ditunjuk sebagai komandan dalam pasukan Rasyidin. Di bawah naungan Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab, beliau dinilai sukses dalam jabatan komandan tersebut.
Selama penaklukan Muslim di Suriah, Syurahbil didaulat menjadi komandan lapangan utama. Tugasnya dimulai sejak tahun 634 hingga akhirnya kematian menjemput beliau akibat serangan wabah pada tahun 639.
6. Khalid bin Walid
Menjadi seorang panglima perang di masa pemerintahan Khulafaur Rasyidin. Khalid bin Walid terkenal dengan kelihaiannya menghunus musuh dengan pedang saat berperang, sehingga ia dijuluki sebagai Saifullah Al-Maslul yakni pedang Allah yang terhunus.
Beliau merupakan salah satu dari beberapa panglima perang yang berperan penting dan tidak pernah terkalahkan sepanjang karirnya.
7. Muhammad Al-Fatih

Sultan Mehmed II atau biasa dikenal dengan Muhammad Al-Fatih merupakan seorang jenderal yang menaklukkan Konstatinopel di masa itu. Karena penaklukan tersebut, banyak dari masyarakat bahkan tak sedikit dari lawannya kagum dengan cara kepemimpinan beliau.
Bagaimana tidak? Taktik dan strategi Muhammad Al-Fatih dianggap sudah mendahului pada zamannya beserta beberapa kaedah tentang pemilihan tentaranya.
Sumber
Thursday, 7 April 2016
Karena Takut Hadits Rasulullah, Kaum Yahudi Israel Berbondong bondong Menanam Pohon Ini
Kaum Yahudi Zionis Israel telah sejak lama berusaha untuk menanami pohon Ghorqod ini, mereka meyakini Hadits yang disampaikan Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasûlullâh bersabda, “Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga kalian (Muslimin) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di belakang Yahudi, “Wahai Muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah!” [HR Bukhari dan Muslim dalam Shahih Jami’ Ash-Shaghir no. 7414]
Tidak akan terjadi hari Kiamat, hingga Muslimin memerangi Yahudi. Orang-orang Islam akan membunuh Yahudi sampai mereka bersembunyi di balik batu dan pohon.
Namun batu atau pohon berkata, “Wahai Muslim, wahai hamba Allah, inilah Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh saja. Kecuali pohon Ghorqod (yang tidak demikian), karena termasuk pohon Yahudi.” [HR Muslim dalam Shahih Jami’ Ash-shaghir no. 7427]
Hadits di atas sanadnya Hadits shahih tanpa perbedaan pendapat. Dan termasuk dari tanda-tanda keNabian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terkait dengan Mukjizat kabar yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Untuk memahami secara lengkap, ada beberapa point yang akan dibahas dalam artikel ini :
Sejarah Singkat Yahudi - Israel dan Negara Islam
Orang Yahudi sepanjang sejarah Islam, justru selalu berada di bawah perlindungan Negeri-negeri Islam. Komunitas Yahudi selalu dimusuhi oleh semua bangsa dan negara sepanjang sejarah. Komunitas Yahudi pun pernah dibantai oleh Nazi Jerman di masa Hitler.
Nyaris tidak ada tempat buat Yahudi kecuali di dalam negeri Islam. Mereka aman bila tinggal di wilayah Khilafah Islam, karena hukum Islam melarang memerangi ahlu zimmah (kafir zimmi).
Salah satu penguasa yang anti-Yahudi adalah Kristen-Spanyol. Ketika Spanyol dikuasai rezim Katolik, bukan hanya umat Islam yang diusir, tetapi termasuk juga kalangan Yahudi. Tidak ada satu pun tanah di dunia ini yang mau menampung bangsa ini, kecuali penguasa Muslim Turki Utsmani.
Maka selama 14 abad itu, Hadits ini cukup mengherankan umat Islam. Bagaimana mungkin umat Islam yang selama ini melindungi bangsa Yahudi serta mengharamkan darah mereka, lantaran mereka termasuk ahlu zimmah, tiba-tiba akan memerangi Yahudi sampai mati. Bahkan batu dan pohon akan memerintahkan umat Islam untuk membunuh mereka juga.
Teka-teki Hadits ini baru terjawab pada tahun 1948, ketika komunitas Yahudi dunia melakukan agresi, penjajahan dan pencaplokan sebuah Negeri Islam merdeka, Palestina.
Dan pada tahun 1967 semakin jelas lagi maksud dari Hadits ini, karena ternyata komunitas Yahudi yang selama 14 abad hidup di bawah perlindungan, asuhan dan kerahiman umat Islam, tiba-tiba berubah menjadi serigala liar yang mengakibatkan perang Arab-Israel.
Barulah di masa sekarang ini Hadits ini menjadi lebih punya arti, setelah terkuaknya misteri. Ternyata Yahudi yang selama ini hidup di bawah asuhan dan kasih sayang umat Islam, tiba-tiba menjadi makhluk buas pembantai nyawa.
Dan menarik untuk diperhatikan, bahwa Yahudi sudah mempersiapkan apa yang mereka dapat di masa sekarang ini sejak lama. Bahkan ada yang mengatakan sejak ribuan tahun yang lalu.
Konon terbentuknya Negara-negara super power, penjajahan barat atas dunia timur, naiknya para pejabat di masing-masing negara adidaya, semua tidak lepas dari skenario mereka. Inggris di masa lalu dan Amerika di masa sekarang, tidak lain hanyalah alat yang disiapkan untuk mewujudkan cita-cita pembentukan Israel.
Karena itu mustahil meminta Amerika untuk menekan Israel agar menghentikan serangan mereka ke Negeri Islam. Adanya hak veto di PBB semakin membuktikan bahwa PBB pun termasuk bagian dari alat yang diciptakan oleh mereka.
Kepastian Kekalahan Yahudi
Bahwasanya Israel itu pasti akan dikalahkan, mati kutu dan mati betulan. Ini adalah sebuah kepastian, karena yang menyatakan bukan sembarang orang. Beliau adalah seorang yang paling dekat dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yaitu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Yang menarik juga, di dalam Hadits ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan sebuah nama pohon, yaitu Ghorqod. Pohon ini dinyatakan milik Yahudi, sehingga kalau ada Yahudi sembunyi di baliknya dari kejaran umat Islam, pohon ini tidak akan berbicara. Sebaliknya, pohon ini akan melindungi Yahudi, karena pohon ini milik mereka.
Pohon Ghorqod (Nitraria Retusa) merupakan tanaman sejenis semak berdaun kecil-kecil dan lebat, dengan ranting yang juga banyak. Ketika kecil pohon ini hanya berupa semak yang kecil, mustahil untuk dijadikan tempat bersembunyi. Namun ketika sudah besar, tanaman ini memiliki batang yang cukup kokoh untuk bisa dipanjat dan rerimbunan dedaunannya sangat lebat sehingga bisa dipakai sebagai tempat bersembunyi, walau pohon ini tumbuh tidak terlalu tinggi.
Mengapa pohon Ghorqod itu melindungi Yahudi..?!
Benar bahwa semua yang ada di dunia dan sekitarnya itu ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dan seharusnya semuanya tunduk dan patuh kepada kehendak-Nya.Bukan hanya pohon, bahkan tanah, langit, bumi, serta semua isinya, tunduk kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, baik secara terpaksa maupun secara sukarela.
Sebenarnya Jin kafir atau Iblis sekalipun, juga makhluk ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kalau Allah kehendaki, bisa saja Iblis tidak kafir. Kalau Allah kehendaki, bisa saja tidak ada skenario Iblis ingkar atas perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk sujud kepada Nabi Adam 'alayhi as-salam.
Tapi yang kita tahu, semua itu adalah kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sehingga kita dapati Iblis melakukan tindakan kemungkaran yang dilarang, bahkan membangkang terhadap perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Kalau pakai logika anda, seharusnya Iblis tidak boleh membangkang, bukankah dia itu juga termasuk makhluk ciptaan Allah...?!
Tetapi sekali lagi, kita beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan juga kepada sifat-sifat-Nya. Dan salah satu sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah ber-kehendak.
Di antara kehendak-kehendak Allah itu, Allah Subhanahu Wa Ta’ala ternyata menghendaki Iblis membangkang. Akan tetapi bukan pada tempatnya untuk mempertanyakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas setiap kehendaknya.
Dan itulah bedanya Tuhan dan bukan Tuhan. Tuhan itu berkehendak dan tidak perlu ditanya-tanyai latar belakang semua yang dikehendaki-Nya. Sebaliknya, hanya yang bukan Tuhan saja yang bisa ditanya-tanyai kalau bertindak.
Kalau kita melakukan dosa dan maksiat atau hal-hal lain yang tidak senonoh, maka kita akan ditanyai dan harus bertanggung-jawab, paling tidak nanti di akhirat.
Sedangkan Tuhan, tidak perlu dan bukan dalam posisi untuk diinterogasi, mengapa melakukan ini dan mengapa melakukan itu. Sebab hakikat Tuhan adalah absolute, mutlak, tidak perlu menjelaskan apa yang dikehendaki-Nya.
Kembali ke pohon Ghorqod, tentu saja bukan kafir. Sebab istilah kafir itu hanya berlaku buat dua jenis makhluk saja, yaitu Jin dan Manusia. Selebihnya semua tunduk kepada apa yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala kehendaki.
Maka pohon Ghorqod itu kalau kita lihat dari kacamata hakikat, justru sangat tunduk kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dalam arti dia tunduk kepada skenario dari Allah untuk menjadi pohon yang melindungi Yahudi di akhir zaman. Jadi, tidak perlu kita vonis sebagai pohon kafir.
Yang kafir itu hanyalah Yahudi, yaitu mereka ingkar dan membangkang dari ketentuan Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang bersifat formal. Walhasil, Yahudi kelak akan masuk Neraka, kecuali bagi mereka yang bertaubat dan masuk Islam, maka mereka adalah saudara kita.
Sejarah Singkat Amerika - Israel dan Ghorqod
Washington Post, edisi April 1984 memuat satu artikel tentang pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS), Ronald Reagan dengan seorang pelobi senior Yahudi dari American-Israel Public Affairs Committee (AIPAC) bernama Tom Dine. Pertemuan itu berlangsung secara pribadi.
Kepada Tom Dine, dengan serius ia berkata, “Anda tahu, saya berpaling kepada Nabi-nabi kuno Perjanjian Lama dan kepada tanda-tanda yang meramalkan Perang Armageddon. Saya sendiri jadi bertanya-tanya, apakah kita ini akan melihat semuanya itu terpenuhi. Saya tidak tahu. Apakah Anda belakangan ini juga telah memperhatikan nubuat-nubuat para nabi itu.. akan tetapi, percayalah kepada saya, bahwa Nubuat-nubuat itu menggambarkan masa-masa yang sekarang ini sedang kita jalani.” Tom Dine tersenyum dan mengangguk pelan.
Presiden Reagan merupakan presiden AS pertama yang memulai suatu tradisi baru dalam protokoler Gedung Putih, di mana kebaktian, seminar keagamaan, dan pertemuan-pertemuan dengan sejumlah tokoh gereja evangelikal Amerika sering diadakan.
Di masa Reagan-lah paham Zionis-Kristen masuk dalam lingkaran elit pemerintahan Amerika. Seluruh kebijakan, terutama kebijakan Amerika di luar negeri khususnya untuk wilayah Timur Tengah, sangat kental bernuansa Zionis.
Penerus Reagan, George H. W. Bush, William J. Clinton, dan George W. Bush, merupakan orang-orang yang sangat yakin tentang Nubuat-nubuat (janji-janji atau ramalan-ramalan) Tuhan seperti yang tercantum di dalam Injil Darby atau Scofield, Injil resmi Amerika.
Menurut keyakinan mereka, abad millennium merupakan zaman akhir di mana suatu ketika akan terjadi Peperangan Besar Terakhir (Armageddon) yang melibatkan seluruh dunia, antara Tentara Tuhan melawan Pasukan Iblis.
Kristus akan mengalahkan Anti-Christ. Dan setelah itu dunia akan menjadi damai dan sejahtera hingga datangnya hari penghabisan.
Sebab itu, dilandasi kepercayaan akan hari akhir seperti yang dinubuatkan dalam Injil Darby, para presiden AS bekerja dengan sekuat tenaga untuk melapangkan jalan bagi suatu hari di mana akan datang Kristus yang kedua kalinya.
Karena menurut kepercayaan mereka Kristus akan turun di tanah Palestina, maka mereka berupaya untuk menguasai Tanah Palestina sepenuhnya dan memberikannya kepada orang-orang Yahudi.
Kaum Zionis, baik yang berada di Tanah Palestina maupun yang tersebar di Amerika dan Eropa, sangat yakin bahwa era millenium ketiga ini merupakan pintu gerbang pada akhir zaman. Entah sengaja atau tidak, kasus WTC 9/11, di mana Menara Kembar WTC yang dilihat dari jauh bagaikan sebuah gerbang, diruntuhkan, maka seakan terbukalah suatu era baru bagi keyakinan ini.
Segala daya upaya mereka lakukan guna menghadapi datangnya Messiah yang mereka yakini akan memimpin mereka dari Kuil Sulaiman untuk menaklukkan dunia.
Namun ada satu anomali yang secara diametral bertentangan dengan keyakinan mereka ini. Di satu sisi mereka mengaku sangat yakin akan bisa mengalahkan seluruh umat manusia, wabilkhusus umat Islam, dan menjadi pemimpin dunia.
Namun di sisi lain mereka juga berlomba-lomba menanami Tanah Palestina yang mereka duduki secara tidak sah, dengan pohon Ghorqod (nama latin : Nitraria retusa).
Ada sebuah Hadits shahih tentang hari akhir mengenai pohon ini yang mereka yakini,
Tidak akan terjadi Kiamat hingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon berkata : “Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon Ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi.” [HR Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lu’lu’ wa al-Marjan III/308]
Melihat ulah para Zionis-Yahudi yang berlomba-lomba menanami Tanah Palestina dengan pohon Ghorqod, maka kenyataan ini menjelaskan kepada kita bahwa kaum Yahudi itu sesungguhnya memahami hakikat hari akhir, di mana mereka akan dikejar-kejar oleh umat Islam dan hanya pohon Ghorqod-lah satu-satunya tempat yang bersedia dipakai guna tempat persembunyian kaum Yahudi.
Proyek Internasional Ghorqod
Tidak diketahui secara pasti kapan kaum Zionis-Israel mulai menanami Tanah Palestina dengan pohon Ghorqod. Hanya saja, melalui website Jewish National Fund (www.jnf.org), di bagian JNF Store (Tress for Israel Certificate), disebutkan bahwa di Tanah Palestina telah ditanami sebanyak 220 juta batang pohon Ghorqod...!!
Uniknya, dengan serius dan profesional, kaum Zionis juga mengiklankan di dalam situs tersebut bahwa siapa saja bisa membeli pohon Ghorqod secara online dan kemudian menyumbangkannya ke Israel untuk ditanami di Tanah Palestina.
Harga sebatang pohon tersebut sebesar US$18, dan barangsiapa yang membeli tiga batang seharga US$36 akan mendapat satu batang gratis.Bukan itu saja, pengepakkannya pun pembeli bisa memilih dengan memakai plastik (dikenai tambahan biaya US$10 perbatang) atau dengan peti kayu (US$50 perbatang).
Dan untuk waktu pengirimannya, pembeli bisa memilih antara yang super cepat (US$30 perbatang, dijamin sampai di Tanah Palestina hanya dalam waktu 2 hari), cepat (US$15 perbatang dengan waktu 3 hari), dan reguler (tidak disebutkan).
Untuk keterangan lebih lanjut, mereka juga menyediakan sebuah nomor hubungan internasional (888) JNF-0099 dan 1-800-542-TREE. Hanya mata uang dollar AS yang diterima sebagai pembayaran yang sah.
Bagaimana dengan Kita selaku Muslim, sudahkah persiapkan generasi anak cucu Kita agar terhindar dari fitnah Dajjal nanti..? Kemunculan Imam Mahdi dan Dajjal sebagai pemicu perang besar ini bisa terjadi kapan saja. Di zaman kita masih hidup; atau mungkin juga kita tidak akan merasakan kemunculan Dajjal.
Namun yang pasti, sebaiknya kita tetap harus mempersiapkan diri, baik untuk diri sendiri maupun generasi anak cucu kita nanti. Semoga informasi ini bermanfaat. Mohon bantu SHARE agar Saudara Muslim lainnya dapat mempersiapkan diri dan generasi Islam selanjutnya.
Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza
sumber : eraMuslim.com | edwinprayoga.wordpress.com | MuslimNetizen.com
Satu Lagi Sniper Cantik Berhijab Asal Jogja
Beberapa waktu lalu, masyarakat begitu kagum dengan Bripda Nina, anggota Sat Brimob Polda Aceh. Meski terbiasa memegang senjata dan mendapat posisi sebagai sniper atau penembak jitu, Bripda Nina tidak pernah sekalipun menanggalkan hijabnya.
Sosok seperti Bripda Nina kini mulai muncul. Kali ini, sosok tersebut bertugas di Satuan Brimob Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.
Parasnya cantik, laiknya remaja kebanyakan. Tetapi, bukan gadget mahal yang akrab di tangannya, melainkan senapan laras panjang.
Ya, dia adalah Bripda Adri Chroin Ade Oktami. Dara kelahiran 24 Oktober 1992 ini mulai bergabung dengan Sat Brimob Polda DIY sejak September 2011 dengan spesialisasi tidak main-main, penembak jitu atau lazim dikenal sniper.
Bukan hal mudah bisa diterima di satuan elit kepolisian tersebut. Sebelumnya, Adri harus menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Wanita Ciputat terlebih dulu selama tujuh bulan.
Dia lalu diwajibkan menempuh pendidikan di Pusat Pendidikan Brigade Mobil (Pusdik) Brimob Watukosek selama tiga bulan.
Saat berada di Watukosek, Adri memanfaatkan waktu untuk berlatih mengoperasikan pelbagai jenis senjata laras panjang. Seiring berjalannya waktu, ternyata dia lebih nyaman dengan senapan khusus sniper dan terus mengasah kemahirannya menyasarkan peluru dari jarak jauh.
Buah ketekunan itu dia tunjukkan pada Perayaan HUT Polwan ke-67 di Gedung Trimurti Prambanan, Sleman. Dia menembak sasaran berupa balon dengan jarak 10 meter. Balon itu meletus dan pecah. Seketika, selembar banner bertuliskan 'Dirgahayu Polwan' menjulur ke bawah.
"Saya pernah menggunakan pelbagai jenis senjara, dari revolver, SS1, AK 47, US Carbine, dan favorit saya adalah senapan Steyr buatan Austria dengan peluru kaliber 5,56 mm," ujar Adri, dikutip dari fanpage Divisi Humas Polri, Jumat, 1 April 2016.
Styer merupakan senapan yang digunakan tim Perlawanan Teror (Wanteror) Brimob. Adri begitu mahir melontarkan peluru tepat mengenai sasaran dengan jarak 400 hingga 500 meter. Senapan ini tidak bisa lepas dan sudah menjadi bagian dari sosok Adri.
Alasan Adri memfavoritkan Styer karena beban yang ringan dilengkapi laras yang tidak terlalu panjang, sehingga memudahkan dalam pergerakan. Di samping itu, pegangan yang kuat dan mampu meredam hentakan saat peluru terlontar menjadi sebab lain bagi Adri untuk memilih senapan tersebut. (Dream.co.id)
Wednesday, 6 April 2016
Spanduk Ini Bikin Pengguna Media Sosial Sadar
Kepoisme - Foto spanduk "Jogging 5 KM kuat ke Masjid 100 M gak kuat apa harus dianter tetangga" yang sempat ramai di media sosial. Mungkin karena kita yang melihat spanduk tersebut akan merasa jleb di hati. Karena tidak dipungkiri juga, Sebagian Muslim saat ini kadang merasa keberatan meninggalkan aktivitasnya ketika Adzan berkumandang. Sebagian merasa risih dengan adanya Seruan Sholat tersebut. Sebagian pula enggan menyegerakan Sholat berjamaah di Masjid.
Bukan karena malas. Sepertinya imannya-lah yang kurang kuat. Hatinya hampa. Tak ingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. bahkan tak jarang mereka risih saat mendengar Adzan berkumandang...
Foto spanduk ini sendiri diunggah oleh akun Facebook bernama Raehanul Bahraen. Spanduk tersebut tampaknya berisi sindiran bagi orang yang jarang menunaikan Sholat di Masjid.
Memang sering kita saksikan dilingkungan kita, atau mungkin kita sendiri, betapa mudah untuk olahraga satu jam jogging berkilo-kilo meter.
Namun, bila Adzan tiba kita begitu sulit untuk datang ke Masjid meski 10 menit saja. Ada apakah gerangan..?!
Sahabat, kita tentu sudah paham bahwa godaan Syaitan begitu dahsyat.
Mereka selalu menggoda umat yang beriman untuk selalu menjauh dari tuntunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala melalui agama Islam ini.
Untuk itu kita harus selalu meminta perlindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari godaan Syaitan.
Spanduk tersebut tentu saja mendapat komentar beragam dari pengguna media sosial. Kebanyakan komentar berisi dukungan terhadap isi pesan yang ada di spanduk tersebut.
Sementara itu, sejumlah Netizen mengakui kalau mereka termasuk orang yang disinggung dalam spanduk tersebut.
Memang sindiran tersebut menjadi realita yang sekarang ini ada di masyarakat Indonesia khususnya. Mereka lebih suka Sholat di rumah, ketimbang di Masjid.
Uniknya lagi, spanduk dengan tulisan menyindir tersebut, jarang sekali yang berkomentar pedas. Hampir semua Netizen merasa bersalah telah lakukan Sholat yang 5 waktu di rumah, malahan Masjid sangat dekat dari rumahnya, jauh berbeda jika mereka berolahraga Jogging, puluhan kilo pun akan ditempuh.
Semoga saja, bagi kita semua kata yang ada di spanduk tersebut memberikan Hidayah, supaya kita lebih semangat lagi berjamaah.
Jika belum, yuk mulai sekarang perbaiki hubungan kita dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan rajin Sholat berjamaah di Masjid.


